Gaul Hemat ala Landak

Jaman sekarang, anak muda dituntut untuk punya tingkat kegaulan tinggi. Seiring dengan tuntutan yang semakin tinggi, cara mendapatkannya pun semakin beragam, malah cenderung lebih mudah, dan menyenangkan.

Hari ini gue lagi ngerasa gaul banget. Kenapa? Beberapa hari yang lalu gue ke Sevel (7-11 kata anak-anak gaul). Sebelumnya, gue biasa menyebutnya -4. Kenapa? Karena gue pinter. Ini alasannya…

Gue: Bro, kita ke -4 yuk bro!

Temen: Hah? Ke mana tuh? Baru denger gue.

Gue: Payah lu bro, itu loh tempat nongkrong anak gaul.

Temen: Oh, itu mah Sevel bro! Seven Eleven.

Gue: Iya, tulisannya kan “7-11”, 7-11 itu sama dengan -4 bro.

*si bro pingsan*

Ini dia penampakan si -4 tempat gaul itu

Oh, kamu bisa melakukan apa saja di tempat gaul ini. Bisa nongkrong berdua, nongkrong bertiga, nongkrong sendiri, atau nongkrong berdua tapi dengan orang yang berbeda, bisa beli snack, bisa teriak dan ngeluh harganya lebih mahal dari tempat nongkrong lainnya. Wow, what a lotta things you can do there.

Kenapa 7-11 ini begitu digandrungi anak gaul ya? Untuk mengetahui apa penyebabnya, gue akhirnya melakukan observasi partisipasi ke lingkungan tempat nongkrong anak gaul tersebut. Ternyata eh ternyata di sana ada minuman yang terkenal bernama ‘Slurpee’. Dari namanya sih enak dan kayaknya disedotnya sampe bunyi gitu. Ternyata cuma es serut rasa-rasa, jadi gue gak minum banyak-banyak, takut mabok.

Selain Slurpee, di 7-11 kalian bisa beli apa aja terus dipakein topping keju atau sauce gitu. Kata anak gaul setempat sih itu dia kunci gaulnya. Gue baru sadar, dulu untuk jadi anak gaul itu gak semudah beli snack terus pake topping biar banyak, terus nongkrong di luar sampe pagi. Ah, betapa mudahnya jadi anak gaul jaman sekarang.

Demi meningkatkan kadar kegaulan gue, gue akhirnya memutuskan beli Toblerone, gue pakein topping sauce yang banyak, terus gue pingsan di luar sampe pagi. Gagal gaul.

Namun sangat disayangkan, sepertinya gak ada yang menyadari potensi keuntungan menjadi anak gaul. Setelah sekali mencoba bergaul di sana, gue langsung dapet ide. Jadi begini idenya:

Saat itu gue lapar. Mau beli rice bowl di 7-11 tapi kayaknya kemahalan. Dengan berbagai pertimbangan gue akhirnya memutuskan beli martabak telor, mahal juga, tapi bisa untuk tiga kali makan, bahkan empat kali.

Sambil makan kita bergaul. Itu mungkin peribahasa baru yang pas buat gue. Jadi gue samperin temen gue yang lagi nongkrong di 7-11, gue pinta bungkus snack-nya yang udah kosong, gue ambil cup minum yang udah kosong, gue masukin cup itu ke bungkus snack. Kemudian gue dengan (berlagak sok) cool masuk ke 7-11 menghampiri mesin topping dan mengeluarkan isinya banyak-banyak sampai cup kosong jadi hampir penuh.

Combo hemat ala Landak

Viola! Jadilah bumbu cocolan buat martabak telor di rumah. Tanpa mengeluarkan uang lagi, kamu bisa dapatkan bumbu cocol rasa keju untuk martabak telormu.

2 thoughts on “Gaul Hemat ala Landak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s